4 april 2015. Hari dimana kami --si1b-- ngadain acara bakar-bakaran yang #ke-4, kali ini acara bakar-bakarnya dirumah aku. Weell untuk acara kali ini yang ikutan cuman aku, imel, tio,rifan,deka,jordan,wahyu,soleh sama pandito --yaa walaupun dia cuman sampe jam 6an--. Wiihh sepi banget dan terasa amat singkat.
Tapi disitu la kita tau kalo setiap menit bersama mereka itu berarti.
Yaah karena yang ceweknya cuman kami berdua, alhasil kami merektut tenaga kerja baru, yaitu rifan. Hahhahahaa akhirnya ada juga cowok yang mau ngebantui urusan dapur.😊
Dapur, yups didapur kami pada rempong sendiri dengan urusan masing2. Si rifan bantui giling kacang, si imel giling bumbu, dan aku marut wortel. Ada kejadian lucu ni didapur, didapur kami bertiga kompakan nangis, nangisnya itu bukan karena cerita2 atau alunan lagu mello tapi karena atoma bawang yang melambai-lambai ke mata kami. Hahhahahhaa...
Nggak cuman itu, ada cerita lucu juga yang datang dti pandito. jadi gini, kan pandito awalnya itu diteras lagi duduk nyantai, sedangkan para cowok yg lainy -tio,jordan,deka,soleh - lagi kerja ada yg lagi nusuk sate dan ada yg berusaha buat ngidupin api, karena mereka kesel liat pandito yg cuman duduk santai , jordan ngomel ke pandito. --ak juga sempet ngomel juga si gara2 tingkah dia--. Mungkin karena nggak enakan dia kedapur, dari pada dianggurin mending aku suruh dia buat ngupas bawang. brr,, ngupas bawang aja leletnya bukan main, bukan cuman itu dia aja ngupas bawangnya salah. aaaduhh pandito. Dan guesst. Pandito juga pada akhirnya jadi bullyan kami --ak,imel,rifan-- didapur. Nggak tau kenapa tiba-tiba sekitar jam setengah 6, pandito mau balik.
Alesannya Si dia mau nonton konser ,di bkb.
Dan karena kepulangannya itu, kami semua -ak,imel ,rifan,tio,wahyu,jordan,deka
Soleh- berspekulasi Sebebas-bebasnya tentang kepulangan Dia. Kami tebak kalo alesan pulangnya pandito krn omongan dri jordan --jadi ceritanya ngambek hahhahahaa😁--
Kali ini aku ber-eksperimen buat stick wortel, hasilnya lumayan enak tapi karena adonan awalnya kurang garem, jadi paas adonannya udah dibentuk kayak stick baru kami tambahin garem dan hasil akhirnya sticknya rada gak rata asinny.
Tapi lumayan laa untuk jadi cemilan tambahan.
Kali ini rasa dri satenya itu lebih enaak. Hahhahhahha...terima kasih untuk chef deka dan asistennya wahyu yang kali ini udah bakar sate dengab rasa yg yummy. 😱😊
Pas lagi makan-makan kami cerita blaa-blaa. ya walaupun dengan personil yang nggak lengkap tapi lumayan laa untuk memberi kehangatan malem ini. Ketawa bareng, makan bareng. Campur de, walaupun kekecewaan pasti ada untuk acara kali ini.
Terima kasih untuk kalian yang sudah menjalani peran kalian untuk malen ini, kalian berhasil membuat malem ini lebih hangat.
Dan untuk pertama kalinya tidak ada dokumentasi. Okeh never mind, yang penting cerita-cerita kali ini akan melengkapi history kita bersama. 😆
Sunday, April 5, 2015
Thursday, April 2, 2015
salah benar,tetap salah.
Salah satu hal yang paling menyebalkan didunia ini adalah ketika kita harus berhadapan dengan orang tingkat egoisnya terlampau tinggi. Apapun yang kita lakukan akan terlihat percuma. Mau bener kek mau salah kek, pasti selalu salah.
Kalo dipikir2 keliatannya kita yg terlalu sensi dengan orang itu, tapi kenyataannya walaupun kita bersikap biasa tetep aja kita yang selalu salah.
Yang buat malesnya tu, dia bersikap sensinya itu cuma sama aku?? Tapi dengan orang lain nyantai aja?? What the hell??
Emgnya ada yang salah ya dri aku??
Sebenarnya si, merasa kehilangan sosok yang dulu jadi tempat yang paling asik kalo diajak discuss, tapi karena sifatnya mulai terasa sangat amat menjengkelkan yaah udahmau dikatakan apalagi. Buat ngomong kedia aja mikir berjuta kali? dan buat sekarang si lebih sering ngalah dalam perdebatan kecil, kalo diladeni malah makin memperkeruh situasi.
Yah,, Terkadang bersikap baik layaknya malaikat penyelamat ,tapi terkadang bersikap seperti singa yang memburu mangsanya?
Kalo dipikir2 keliatannya kita yg terlalu sensi dengan orang itu, tapi kenyataannya walaupun kita bersikap biasa tetep aja kita yang selalu salah.
Yang buat malesnya tu, dia bersikap sensinya itu cuma sama aku?? Tapi dengan orang lain nyantai aja?? What the hell??
Emgnya ada yang salah ya dri aku??
Sebenarnya si, merasa kehilangan sosok yang dulu jadi tempat yang paling asik kalo diajak discuss, tapi karena sifatnya mulai terasa sangat amat menjengkelkan yaah udahmau dikatakan apalagi. Buat ngomong kedia aja mikir berjuta kali? dan buat sekarang si lebih sering ngalah dalam perdebatan kecil, kalo diladeni malah makin memperkeruh situasi.
Yah,, Terkadang bersikap baik layaknya malaikat penyelamat ,tapi terkadang bersikap seperti singa yang memburu mangsanya?
Wednesday, March 18, 2015
Pilihan yang berat
KETIKA SEMUA TERLIHAT BERJALAN DENGAN LANCAR lalu SEMUA TERHENTI KETIKA DIPERJALAN itu ada persimpangan. Simpangan pertama adalah jalan yang ingin kamu tuju, tapi simpangan kedua itu adalah simpangan yang memaksa kamu untuk menempuh jalan itu, dan menghentikan perjalanan dan berpindah haluan.
Yup.. pilihan yang sulit. Dimana pilihan kedua/persimpangan yang kedua adalah orang tua yang selama kita hidup memberikan kasih sayang dan segenap tenaganya untuk KITA.
SEDANGKAN Persimpangan pertama adalah jalan yang selama ini kamu pertahankan dan perjuangkan dan terlihat sia-sia dengan adanya simpang kedua ini. LETIH. Berat … Sulit untuk rasanya memilih. Susah untuk ngejelasi ke persimpangan kedua kalau kamu ingin terus lanjut untuk menitih tujuan mu.
PErsimpangan pertama adalah Mimpi yang telah kamu perjuangkan sementara persimpangan kedua adalah orang yang selama ini hidup untuk memperjuangkanmu??
It’s hard choosing…
Saturday, February 14, 2015
Mungkin kah kita kan terus bersama
13 februari 2015. Setelah mengetahui Hasil dari semester 3
yang rata-rata IPnya Pada turun—termaksud aku turun 0,2-- tapi banyak juga
diantara kami yang Ipnya Naik*malemnya kami *SI3B*ngerencanain bakar sate “lagi” dirumah Jordan. Malam dimana kebersamaan dan kehangatan kita
bisa dirasakan KEMBALI.
Seperti kodratnya, wanita harus berada didapur! Emmm.. yang nyiapi semuanya
itu tidak lain ya wanita-wanita tangguh –Aku,imel,Vicky,windri--. Guest siapa yang jadi pengrecok didapur? aku?
Kok bisa? Soalnya Pas Imel mau nyampurin Bumbu kacang dengan air,dia minta
tolong aku buat ngambili air dan nuanginya, dan jeng-jeng aku kebanyakan
nuangi airnya alhasil bumbu kacang rada
sedikit ancur, jadi harus dipanasi Lagi otomatis 2 kali KERJA –Ohmy.. keliatan
banget OONnya Kalo masalah dapur -__-“--.
Yang ikutan bakar malem itu aku, imel, Vicky, ari, tio, fredy,
pandito, rivan, deka, fajrin, fatri, wahyu, soleh, windri dan pastinya Jordan
-- Nggak komplit si masih kurang Dita dan bayu-- . Malem itu cuaca sangatt
mendukung, angin sepoi-sepoi rasanya adem banget deh pikiran plus hati ini. Ada
yang nggak tau diri, lainnya pda ngebakar/ngipas-ngipas ehg kami
–aku,imel,rivan-- malah nyanyi-nyanyi nggak jelas. Lumayan lah bisa menghibur
jiwa-jiwa yang merana. HAhahahaha….
Yah walaupun masih sempet jadi korban bullyan dari
Pandito+Ari Tapi justru itu jadi bumbu dari kehangatan malem itu. Ketawa
bareng, nyanyi bareng –walaupun nggak nyanyin lagu full dari awal sampe
akhir--, menikmati malam yang singkat bersama, sukasenang wah great moment deh.
Aku sempet mikir, bisa nggak yah kita tetep jaga kekompakan
ini sampe kita wisuda,kerja,nikah dan punya Keluarga sendiri. Tapi udahlah saat ini seharusnya kita
menikmati setiap Moment yang telah diperani oleh mereka. Dan berdoa pada sang
pencipta kalo mereka orang yang sama –small family B—akan terus berperan dalam
kehidupan kita sampe kitaa udah Tua Nanti.
Ehmm gimana ya kalo kita udah tua nanti?? Apakah diantara
kami akan ada yang berujung pada kehidupan bersama?? Ntah la hidup masih
menjadi sebuah misteri,misteri yang akan terjawabkan oleh waktu.
Friday, February 13, 2015
Dari Mellophone ke baritone -__-
kamis, 12 februari 2015.
Hari dimana aku harus menerima kenyataan bahwa mulai hari ini aku akan meninggalkan
mellophone Kotak No.6. Yah Suatu fakta yang tentunya sangat Sulit diterima.
Jika seseorang telah memperjuangkan
sesuatu dan pada akhirnya ia akan sangat
mencintai sesuatu itu, apakah bisa orang itu mengikhlaskan begitu saja
perjuangan itu? Tidak kan? Begitu lah
yang aku aku rasakan saat aku mendengar dari pelatih bahwasannya aku harus
mengikhlaskan Untuk bermigrassi ke BARITONE. Tiba-tiba air mata mengalir begitu
saja saat mendengar Itu. Aku Bertahan Dari awal 21 September 2013 sampe
sekarang itu karena MELLOPHONE, Ada ketertarikan sendiri didalam jiwa ini saat
memainkan alat itu. Yah karena rasa ketertarikan itu aku sampe menulis diLife
Map/ Dreams kalo aku Bisa tampil main dievent dengan Mellophone ≥10 kali. DAN
Life MAP itu seketika terhentikan, padahal tinggal 3 event lagi buat melengkapi
DREAMS no 495. Selain karena Lifemap itu, kenyataan bahwa aku telah terikat
secara batin dengan mellophoneplayer *fenny,wiwied* yang dari NOL sama-sama
berjuang untuk bisa main mellophone tentunya Sangat Sulit untuk mengikhlaskan
begitu saja. Dan hal tersulit selanjutnya apakah Mellophone players yang baru
akan bertahan untuk selanjutnya setelah event lomba bulan oktober nanti, dan
statement tentang fenny yang bakalan jadi field komender , Bagaimana dengan
mellophone?? Hanya menyisakan wiwied seorang, PEMAIN LAMA? Ini TIDAK ADIL.
Aku bisa saja bersikap Egois dengan teman-teman mellophone
lainnya, kalo aku bakalan nyuruh mellophone player yang baru untuk pindah ke
Baritone. Tapi itu sulit, Aku nggak bisa
ngelakuin hal egois seperti itu. Gimana dengan perasaan mereka? Apakah
mereka bisa terima? Gimana kalo mereka smpe berenti Ikutan marching gara-gara
pindah alat? Terlalu egois kalo aku Harus ngambil keputusan kanyak itu. Otakkku
terus berkerja dengan memikirkan bagaimana dan seperti apa kedepannya, Aku
harus berfikir Positif, untuk sesuatu yang baik aku harus sedikit berkorban, demi
team dan semua teman-teman lainnya, dan Tentu demi mellophone.
apakah kenyataan itu terbaik untuk ku? Apakah bisa aku
mencintai baritone seperti aku mencintai mellophone bahkan lebih?
Mungkin Aku bukan orang yang benar-benar menggilai dunia
marching band. Tapi dengan Mellophone, Aku mencoba untuk mencintai dunia
marching band yang sebenarnya bukan hanya mencintai alat itu?. Mungkinkah ini
awal aku untuk menggilai dunia marchingband, bukan sekedar sebuah alat?
Bisakah aku bermain lebih baik lagi dengan Baritone? Apakah
aku bisa mengiklaskan bahwa suatu saat alat mellophone no 6 bakal dipake orang
lain?? DAN satu HAL, mulai hari ini Aku harus berjuang untuk lomba nanti bersama
BARITONE
BUKAN dengan MELLOPHONE!!
Saturday, February 7, 2015
Pembenahan DIRI (!)
Ditengah Malam yang sepi dan dengan ditemani riukan suara Hujan yang turun aku Tersadarkan akan satu hal. Berawal dari iseng buat baca-baca lagi apa aja yang udah aku tulis diblog --sejak oktober 2011-- ini dan hasilnya TERLALU banyak Entri yang tercipta HANYA Tertuju pada Seseorang --yang saat ini ntah dimana--.
Karena terbawa suasana hati setelah membaca dan mengingat- ingat tulisan dientri sebelumnya aku mencoba untuk menulis kembali dan memperbaiki hal-hal yang terlalu bodoh yang pernah tertulis. Hal yang pengen aku lakuin setelah membaca entri-entri ku sebelumnya yang terlalu jujur dan Terkesan Terlalu banyak BERHARAP yang terlihat SANGAT BODOH, ingin sekali aku menghapus satu persatu entri-entri itu tapi Setelah ku pikir ulang, percuma saja menghapus entri-entri tersebut toh tetap tidak bisa menghapus kisah yang sebenarnya terjadi.
Entri ini tercipta Untuk SEKALI LAGI Menyadarkan aku.Kalo seseorang yang selalu menjadi bahan entri ku itu benar-benar telah menghilang dan perannya dari kisah hidup ku untuk selajutnya telah USAI. Sesuai dengan JUDUL dari entri ini, "PEMBENAHAN DIRI". Seharusnya aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi salah satu cara itu adalah untuk berhenti berharap JIKA ORANG selalu menjadi harapan itu tidak akan pernah berperan Lagi dikehidupan selanjutnya, BAHKAN MENJADI PERAN UTAMA.
Seharusnya Saat ini aku tidak mengindahkan rasa cinta akan seorang adam. Seharusnya yang aku lakukan saat ini adalah hanya memiliki rasa Syukur yang Luar biasa dan Kecintaaan terhadap-Nya bukan terhadap hambanya. Seharusnya aku bersyukur dengan cuma-cuma Dia memberikan ku waktu untuk terus mencari kebahagiaan dan ridhonya, Diberi kesempatan untuk bernapas, diberi kesempatan untuk melihat Kekuasaannya, Dan Diberikan kesempatan untuk merasakan kebahagiaan dan berbagi kasih dengan orang sekitar. Dan Aku selama ini lupa untuk selalu mendahukan-Nya Ketimbang orang lain, aku terlalu terbuai dengan rasa terlalu abstrak ini.
Dan ingat lah Jika suatu saat aku akan menulis kembali dan tertuju untuk "orang itu lagi" aku tidak akan pernah menggorehkan harapan yang akan menjadi bomerang dimasa depan.
Dan semoga Allah selalu jaga hatiku ini agar tidak lagi memiliki sebuah harapan bodoh seperti sebelumnya. Aamiin {_}
Karena terbawa suasana hati setelah membaca dan mengingat- ingat tulisan dientri sebelumnya aku mencoba untuk menulis kembali dan memperbaiki hal-hal yang terlalu bodoh yang pernah tertulis. Hal yang pengen aku lakuin setelah membaca entri-entri ku sebelumnya yang terlalu jujur dan Terkesan Terlalu banyak BERHARAP yang terlihat SANGAT BODOH, ingin sekali aku menghapus satu persatu entri-entri itu tapi Setelah ku pikir ulang, percuma saja menghapus entri-entri tersebut toh tetap tidak bisa menghapus kisah yang sebenarnya terjadi.
Entri ini tercipta Untuk SEKALI LAGI Menyadarkan aku.Kalo seseorang yang selalu menjadi bahan entri ku itu benar-benar telah menghilang dan perannya dari kisah hidup ku untuk selajutnya telah USAI. Sesuai dengan JUDUL dari entri ini, "PEMBENAHAN DIRI". Seharusnya aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi salah satu cara itu adalah untuk berhenti berharap JIKA ORANG selalu menjadi harapan itu tidak akan pernah berperan Lagi dikehidupan selanjutnya, BAHKAN MENJADI PERAN UTAMA.
Seharusnya Saat ini aku tidak mengindahkan rasa cinta akan seorang adam. Seharusnya yang aku lakukan saat ini adalah hanya memiliki rasa Syukur yang Luar biasa dan Kecintaaan terhadap-Nya bukan terhadap hambanya. Seharusnya aku bersyukur dengan cuma-cuma Dia memberikan ku waktu untuk terus mencari kebahagiaan dan ridhonya, Diberi kesempatan untuk bernapas, diberi kesempatan untuk melihat Kekuasaannya, Dan Diberikan kesempatan untuk merasakan kebahagiaan dan berbagi kasih dengan orang sekitar. Dan Aku selama ini lupa untuk selalu mendahukan-Nya Ketimbang orang lain, aku terlalu terbuai dengan rasa terlalu abstrak ini.
Dan ingat lah Jika suatu saat aku akan menulis kembali dan tertuju untuk "orang itu lagi" aku tidak akan pernah menggorehkan harapan yang akan menjadi bomerang dimasa depan.
Dan semoga Allah selalu jaga hatiku ini agar tidak lagi memiliki sebuah harapan bodoh seperti sebelumnya. Aamiin {_}
Subscribe to:
Posts (Atom)